Menjadi Pengikut Sejati Yesus Kristus

 

Setiap dari kita para orang percaya selalu berkata saya ikut Yesus. Tetapi apakah benar kita memang adalah orang yang sungguh-sungguh mengikutiNya? Penulis melihat semakin hari semakin banyak gedung gereja yang dibangun, tetapi sulit bagi penulis untuk melihat adanya “gereja” di dalam gedung-gedung tersebut. Tentu saja sulit, karena suatu hal yang mustahil secara manusia untuk menyelidiki satu persatu mengenai hal ini, tetapi melalui tulisan ini, penulis mengajak setiap dari kita untuk lebih melihat ke dalam diri kita masing-masing apakah benar selama ini kita menjadi pengikut Yesus atau hanya menjadi seseorang yang pergi ke gedung gereja. Apa yng tertulis di sini belum tentu benar, karena itulah bacalah Alkitab sebelum atau setelah membaca tulisan ini, karena itu adalah pegangan hidup kita untuk meneladani Yesus.

1.       Menerima firman yang disampaikan begitu saja atau menelaah ulang?

Saat kita mendengarkan firman Tuhan yang disampaikan oleh manusia biasa yang sama seperti kita, tentu kita tidak bisa sembarangan menerima firman yang disampaikan dengan begitu saja, jangan kita menerimanya begitu saja hanya karena ada orang yang mengaku sebagai pengikut Yesus Kristus sedang berbicara mengenai firman Tuhan, bacalah Alkitab masing-masing agar kita tahu kebenaran dari firman yang disampaikan.

2.      Membanggakan pelayanan atau Yesus?

Sekelompok orang yang mengaku pendeta, pelayan gereja, dan sejenisnya membanggakan apa yang telah mereka capai seperti berapa orang yang mereka sudah baptis, berapa lagu rohani yang dikenal, berapa tahun mereka menjadi pelayan gereja, berapa gedung gereja yang dibangun dan lain-lain, tetapi mereka sendiri malah lupa untuk membanggakan Yesus yang selalu menyertai karena sibuk membanggakan diri dengan pelayanan yang dilihat oleh mata jasmani manusia, ironisnya, sekelompok jemaat gereja “polos” bertepuk tangan atas pencapaian tersebut, lihatah lebih dalam ke diri kita masing-masing, apakah Yesus yang selama ini lebih kita banggakan?

3.     Menjadi gereja atau hanya masuk ke gedung gereja?

Secara sederhana gereja dapat diartikan sebagai sekumpulan orang yang membentuk perkumpulan rohani, apakah selama ini kita benar-benar berkumpul bersama saudara seiman untuk memuji dan memuliakan nama Tuhan? Atau selama ini kita hanya sekedar masuk ke gedung gereja tanpa mengerti apa tujuannya berkumpul dengan saudara seiman?. Maka, lihatlah diri kita dengan lebih dalam lagi. 

Tentunya apa yang penulis sampaikan bukanlah sesuatu yang sempurna untuk dijadikan bahan perenungan, kesempurnaan hanya milik Tuhan dan tuntunan hidup kita sebagai pengikut Yesus Kristus ada pada Injil yang terdapat di dalam Alkitab. Tetaplah setia di dalam Injil dan beritakanlah itu baik dari perkataan ataupun perbuatan. Tuhan memberkati.


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Pelajaran Penting dari permainan Top Eleven - Football Manager

Why God Choose Human With Sin?

BerTuhan Tanpa Memaksa